Wednesday, February 13, 2008

PENDEKAR: sebelum cinta pertama

Kamis kemarin, 7 Februari 2008, di tengah hujan deras, kinoki memutar dua film pendek yang bertutur mengenai masa kecil yang berbunga-bunga itu. Trophy Buffalo (Vanni Jamin/2006/fiksi/19 menit/koleksi Konfiden) bercerita tentang permusuhan dua klan yang mempertaruhkan harga diri dan kehormatan melaui pertarungan kerbau. Adalah Ida dan Pandi yang berusaha mengakhiri perseteruan tersebut. Sedangkan Air Mata Surga (Edy Cahyono dan Ifa Isfansyah/2002/fiksi/38 menit/koleksi FourColours) bercerita mengenai persahabatan Tonton dan Dede, layang-layang, dewi Sri dan sesuatu yang dikorbankan Dede. Sedianya ada satu lagi film yang akan diputar; Babae/Woman (Sigrid Bernardo/2005/fiksi/20 menit/koleksi Cinemalaya), tapi karena satu dan lain hal hanya dua film itu yang diputar. Tapi tak apa, menonton jalan terus.

Meski hujan deras mengguyur dan dingin datang, ternyata tidak menyurutkan animo beberapa teman untuk tetap datang menyaksikan dua pendekar bulan ini. Berteman teh dan kopi serta bisik-bisik diantara beberapa teman mengomentari kedua film tersebut, acara menonton kali ini lumayan bisa mengusir dingin. Beberapa kali terdengar celutukan segar dari beberapa teman mengomentari adegan yang terpampang di layar. Terutama saat adegan Pandi dengan heroik mencoba menyelamatkan kerbau milik Ida. Weits! Pahlawan euy! Gagah nian.

Ketika dua film ini selesai diputar, hujan sudah berhenti tapi dingin tetap menggigit, teman-teman beranjak berdiri meluruskan punggung, mengangkat bantal dan membawa cangkirnya keluar bioskop. Lampu dihidupkan. Pertunjukkan selesai.

Di depan bioskop, seorang teman berbisik: eh, film yang tadi itu bercerita tentang apa sih? Aku kok ga dong. Heh?

No comments: